Membuat Custom Menu Navigasi WordPress

Tinggalkan komentar

  1. mendeklarasikan pada file fungsion.php dengan menggunakan script berikut:
    register_nav_menus( array(
    ‘primary’ => __( ‘Navigasi Utama’, ‘themegue’ ),
    ) );
  2. tentukan letak dimana kita akan menempatkan menu naru. misalnya di header bisa kita cari script :
    <ul>
    <li><a href=”<?php bloginfo(‘url’);?>”>Home</a></li>
    <?php wp_list_pages(‘title_li=’); ?>
    </ul>

    pada file header.php
  3. tambahkan script berikut :
    <?php wp_nav_menu( array( ‘container_class’ => ‘menu-header’, ‘theme_location’ => ‘primary’ ) ); ?>

    di atas script yg tadi
  4. perhatikan tab nenu di dashbor admin

a

Tinggalkan komentar

[root@localhost ~]#
root = Username    localhost = Hostname    ~ = Direktori aktif    # = Status user
Keterangan :    # = Admin (root)
$ = User biasa

perintah-perintah dasar linuxperintah    keterangan
adduser namauser    membuat user baru / menambah user
passwd namauser    membuat / mengganti password user
mkdir namadirektori    membuat direktori(folder)
cd namadirektori    masuk ke direktori
pwd    untuk melihat direktori dari yg aktif sampai home
contoh: /home/user/direktori/direktori 1
tree    untuk melihat percabangan direktori mulai dari home sampai akhir
cd ..    untuk mundur 1 direktori
cd    untuk kembali ke diretoi user
cat > namafile    untuk membiuat file
cat >> namafile    manambah isi file
cat namafile    untuk membaca file
ls    untuk melihat isi direktori
Ctrl+C    untuk kembali ke direktori aktif
Ctrl+D    untuk kembali ke direktori awal
cp namafile namafilebaru    untuk mengkopi file dalam satu direktori
cp namafile direktoritujuan    untuk mengkopi file ke direktori lain dengan nama sama
cp namafile direktoritujuan/namafilebaru    untuk mengkopi file ke direktori lain dengan nama lain
rm namafile    untuk menghapus file
rmdir namadirektori    untuk menghapus direktori
rm -r namadirektori    untuk menghapus direktori dan seluruh isinya
mv namafile namadirektori    untuk memindahkan file ke direktori lain dengan nama sama
mv namafile namadirektori/namafilebaru    untuk memindahkan file ke direktori lain dengan nama baru
head -n namafile    untuk menampilkan jumlah baris awal (n=jumlah baris yg ingin ditampilkan)
tail -n namafile    untuk menampilkan jumlah baris akhir (n=jumlah baris yg ingin ditampilkan)
ln namafile namafilebacup    untuk membacup file dengan cara hardlink
ln -s namafile namafilebacup    untuk membacup file dengan cara softlink
alias perintahbaru=perintahlama    untuk membuat nama alias perintah
unalias perintahbaru    untuk mengembalikan nama alias ke aslinya
gzip namafile    untuk mengompres file kedalam zip
zcat namafile    untuk melihat file yg di kompres
gunzip namafile    untuk mengextrak file zip
cd /etc    untuk melihat no group id
vi group    untuk melihat no group id
groupadd -g nogroup namagroup    untuk membuat group
gpasswd -a namauser namagroup    untuk memasukkan user kedalam group
gpasswd -d namauser namagroup    untuk menghapus user dari group
Syarat penentuan Nomor Group ID :

a. NoGID tidak boleh sama dengan NoGID yg sudah ada
b. NoGID harus > 500
vi namafile    untuk membuat file
a. Modus pengeditan teks = tekan “i” (insert)
b. Modus perintah = tekan “esc”
:q!    untuk keluar dari editor vi tanpa menyimpan file
:w    untuk menyimpan file tanpa keluar dari editor vi
:wq    untuk menyimpan file sekaligus keluar dari editor vi
:n    next (maju)
:rew    previous (mundur)
:!sh    untuk keluar sementara dari editor vi sekaligus mengeksekusi perintah lain
nyy    untuk mengcopy (n) baris dari posisi kursor
nyw    untuk mengcopy (n) kata dari posisi kursor
P    untuk mempaste di atas posisi kursor
p    untuk mempaste di bawah posisi kursor
u    undo
ctrl+r    redo (untuk membatalkan perintah undo)
gg    untuk menggerakkan kursor ke baris awal file
ngg    untuk menggerakkan kursor ke baris ke n
D    untuk menghapus baris tanpa mengisi baris yang kosong
dd    untuk menghapus baris dengan mengisi baris yang kosong
d0    untuk menghapus dari posisi kursor ke awal baris
nD    untuk menghapus n baris dari posisi kursor
ncw    untuk menghapus n kata dari posisi kursor
A    untuk menyisipkan kursor di akhir baris

hak akses

bentuk umum : chmod UGO namafile/direktori- rwx rwx rwx
status    hak akses user (U)    hak akses group(G)    hak akses other(O)
ls -l = untuk melihat hak akses file

Keterangan :
U = User G = Group O = Other
– = File
d = Direktori
l = File link
r = read (bernilai 4)
w = write (bernilai 2)
x = execute (bernilai 1)
Merubah Hak Akses dengan penghitungan angka :

Di lakukan dengan cara menghitung nilai dari Hak Akses UGO.status    hak akses user    hak akses group    hak akses other
Default    rw-    rw-    r–
Ubah    rwx    r-x    –x
Nilai    4+2+1    4+1    1
UGO    7    5    1

Contoh bentuk penulisan = chmod 751 namafile/direktori
Merubah Hak Akses dengan cara perbandingan :

Di lakukan dengan cara membandingkan antara Hak Akses awal dengan Hak Akses setelah pengubahan.Status    Hak Akses User    Hak Akses Group    Hak Akses Other
Awal    rw-    rw-    r–
Ubah    rwx    r-x    –x
UGO    u+x    g-w+x    o-r+x

Contoh bentuk penulisan = chmod u+x,g-w+x,o-r+x namafile/direktori
Merubah Hak Akses dengan cara langsung :

Di lakukan dengan langsung/hanya memperhatikan perubahan apa yang ingin di modifikasi.Status    Hak Akses User    Hak Akses Group    Hak Akses Other
Awal    rw-    rw-    r–
Ubah    rwx    r-x    –x
UGO    U=rwx    g=rx    o=x

Contoh bentuk penulisan = chmod u=rwx,g=rx,o=x namafile/direktori

Fungsi Date

Tinggalkan komentar

date(‘fungsi date’);

contoh:

<?php
$tgl=date(‘l,d F Y’);
echo”Hari/Tanggal : $tgl”;
?>

ada banyak karakter untuk fungsi date

a : “am”/”pm”

A : “AM”/”PM”

B : Swatch internet time

d : tgl 2 digit “01” sd “31”

D : hari 3 digit “Fri”

F : bulan “Januari”

g : jam 12 “1” sd “12”

G : jam 24 “0” sd “23”

h : jam 12 “01” sd “12”

H : jam 24 “00” sd “23”

i : menit “00” sd “59”

j : tgl “1” sd “31”

l (low L) : hari “Friday”

m : bulan “01”sd”12″

M : bulan “jan”

n : bulan “1’sd”12”

s : menit “00”sd”59″

T : zona waktu mesin “MDT”

w : hari “0”sd”6″

Y : tahun 4 digit “2012”

y : tahun 2 digit “12”

z : tgl dalam setahun “0”sd”365″

 

command linux

Tinggalkan komentar

mengenali dasar terminal

[root@localhost ~]#
root = Username localhost = Hostname ~ = Direktori aktif # = Status user
Keterangan : # = Admin (root)
$ = User biasa

perintah-perintah dasar linux

perintah keterangan
adduser namauser membuat user baru / menambah user
passwd namauser membuat / mengganti password user
mkdir namadirektori membuat direktori(folder)
cd namadirektori masuk ke direktori
pwd untuk melihat direktori dari yg aktif sampai home
contoh: /home/user/direktori/direktori 1
tree untuk melihat percabangan direktori mulai dari home sampai akhir
cd .. untuk mundur 1 direktori
cd untuk kembali ke diretoi user
cat > namafile untuk membiuat file
cat >> namafile manambah isi file
cat namafile untuk membaca file
ls untuk melihat isi direktori
Ctrl+C untuk kembali ke direktori aktif
Ctrl+D untuk kembali ke direktori awal
cp namafile namafilebaru untuk mengkopi file dalam satu direktori
cp namafile direktoritujuan untuk mengkopi file ke direktori lain dengan nama sama
cp namafile direktoritujuan/namafilebaru untuk mengkopi file ke direktori lain dengan nama lain
rm namafile untuk menghapus file
rmdir namadirektori untuk menghapus direktori
rm -r namadirektori untuk menghapus direktori dan seluruh isinya
mv namafile namadirektori untuk memindahkan file ke direktori lain dengan nama sama
mv namafile namadirektori/namafilebaru untuk memindahkan file ke direktori lain dengan nama baru
head -n namafile untuk menampilkan jumlah baris awal (n=jumlah baris yg ingin ditampilkan)
tail -n namafile untuk menampilkan jumlah baris akhir (n=jumlah baris yg ingin ditampilkan)
ln namafile namafilebacup untuk membacup file dengan cara hardlink
ln -s namafile namafilebacup untuk membacup file dengan cara softlink
alias perintahbaru=perintahlama untuk membuat nama alias perintah
unalias perintahbaru untuk mengembalikan nama alias ke aslinya
gzip namafile untuk mengompres file kedalam zip
zcat namafile untuk melihat file yg di kompres
gunzip namafile untuk mengextrak file zip
cd /etc untuk melihat no group id
vi group untuk melihat no group id
groupadd -g nogroup namagroup untuk membuat group
gpasswd -a namauser namagroup untuk memasukkan user kedalam group
gpasswd -d namauser namagroup untuk menghapus user dari group
Syarat penentuan Nomor Group ID :

a. NoGID tidak boleh sama dengan NoGID yg sudah ada
b. NoGID harus > 500

vi namafile untuk membuat file
a. Modus pengeditan teks = tekan “i” (insert)
b. Modus perintah = tekan “esc”
:q! untuk keluar dari editor vi tanpa menyimpan file
:w untuk menyimpan file tanpa keluar dari editor vi
:wq untuk menyimpan file sekaligus keluar dari editor vi
:n next (maju)
:rew previous (mundur)
:!sh untuk keluar sementara dari editor vi sekaligus mengeksekusi perintah lain
nyy untuk mengcopy (n) baris dari posisi kursor
nyw untuk mengcopy (n) kata dari posisi kursor
P untuk mempaste di atas posisi kursor
p untuk mempaste di bawah posisi kursor
u undo
ctrl+r redo (untuk membatalkan perintah undo)
gg untuk menggerakkan kursor ke baris awal file
ngg untuk menggerakkan kursor ke baris ke n
D untuk menghapus baris tanpa mengisi baris yang kosong
dd untuk menghapus baris dengan mengisi baris yang kosong
d0 untuk menghapus dari posisi kursor ke awal baris
nD untuk menghapus n baris dari posisi kursor
ncw untuk menghapus n kata dari posisi kursor
A untuk menyisipkan kursor di akhir baris

hak akses

bentuk umum : chmod UGO namafile/direktori

– rwx rwx rwx
status hak akses user (U) hak akses group(G) hak akses other(O)
ls -l = untuk melihat hak akses file

Keterangan :
U = User G = Group O = Other
– = File
d = Direktori
l = File link
r = read (bernilai 4)
w = write (bernilai 2)
x = execute (bernilai 1)

Merubah Hak Akses dengan penghitungan angka :

Di lakukan dengan cara menghitung nilai dari Hak Akses UGO.

status hak akses user hak akses group hak akses other
Default rw- rw- r–
Ubah rwx r-x –x
Nilai 4+2+1 4+1 1
UGO 7 5 1

Contoh bentuk penulisan = chmod 751 namafile/direktori

Merubah Hak Akses dengan cara perbandingan :

Di lakukan dengan cara membandingkan antara Hak Akses awal dengan Hak Akses setelah pengubahan.

Status Hak Akses User Hak Akses Group Hak Akses Other
Awal rw- rw- r–
Ubah rwx r-x –x
UGO u+x g-w+x o-r+x

Contoh bentuk penulisan = chmod u+x,g-w+x,o-r+x namafile/direktori

Merubah Hak Akses dengan cara langsung :

Di lakukan dengan langsung/hanya memperhatikan perubahan apa yang ingin di modifikasi.

Status Hak Akses User Hak Akses Group Hak Akses Other
Awal rw- rw- r–
Ubah rwx r-x –x
UGO U=rwx g=rx o=x

Contoh bentuk penulisan = chmod u=rwx,g=rx,o=x namafile/direktori

 

LINGKUNGAN DATABASE LANJUTAN

Tinggalkan komentar

CRASS DAN RECOVERY
PENGERTIAN :
Crass adalah suatu failure atau kegagalam dari suatu
sistem
PENYEBAB DARI KEGAGALAN ADALAH :
1. Disk Crash yaitu informasi yang ada di disk akan hilang
2. Power failure yaitu informasi yang disimpan pada
memori utama dan register akan hilang
3. Software Error yaitu output yang dihasilkan tidak betul
dan sistem databasenya sendiri akan memasuki suatu
kondisi tidak konsisten
2
KLASIFIKASI FAILURE
Berdasarkan Jenis storage
1. Volatile storage, biasanya informasi yang terdapat
pada volatile akan hilang, jika terjadi kerusakan sistem
(system crash) contoh: RAM
2. Non Volatile Storage, biasanya informasi yang
terdapat pada non volatile strorage tidak akan hilang
jika terjadi kerusakan sistem contoh: ROM
3. Stable Storage, informasi yang terdapat dalam stable
storage tidak pernah hilang. contoh: Harddisk RAID
Jenis kegagalan :
1. Logical Error, program tidak dapat lagi dilaksanakan
disebabkan oleh kesalahan input, data tidak
ditemukan, over flow
2. System Error, sistem berada pada keadaan yang
tidak diinginkan, seperti terjadi deadlock, sebagai
akibat program tidak dapat dilanjutkan namun setelah
beberapa selang waktu program dapat dijalankan
kembali.
3. System Crash,kegagalan fungsi perangkat keras,
menyebabkan hilangnya data pada volatile storage,
tetapi data pada non volatile storage masih tetap ada.
Disk Failure, hilangnya data dari sebuah blok disk
disebabkan oleh kerusakan head atau kesalahan pada
waktu pengoperasian transfer data
3
SECURITY dan INTEGRITY
SECURITY adalah suatu proteksi data terhadap
perusakan data dan pemakaian oleh pemakai yang
tidak mempunyai ijin.
BEBERAPA MASALAH SECURITY SECARA
UMUM :
1. Di dalam suatu perusahaan siapa yang diijinkan untuk
mengakses suatu sistem
2. Bila sistem tersebut menggunakan password,
bagaimana kerahasian dari password tersebut dan
berapa lama password tersebut harus diganti
3. Di dalam pengontrolan hardware, apakah ada proteksi
untuk penyimpanan data (data storage)
DUA KATAGORI PENYALAHGUNAAN DATABASE :
1. Katagori yang tidak disengaja
Contoh: Anomali yang disebabkan oleh
pendistribusian data pada beberapa komputer
2. Katagori yang disengaja
Contoh: Insert, Delete & Update oleh pihak yang tidak
berwenang
BEBERAPA TINGKATAN MASALAH SECURITY :
1. Phisical, berkaitan dengan pengamanan lokasi fisik
database
2. Man, berkaitan dengan wewenang user
3. Sistem operasi, berkaitan dengan kemanan sistem
operasi yang digunakan dalam jaringan
4. Sistem database, sistem dapat mengatur hak akses
user
4
PEMBERIAN WEWENANG DAN VIEW
KONSEP VIEW adalah cara yang diberikan pada seorang
pemakai untuk mendapatkan model database yang sesuai
dengan kebutuhan perorangan
Database relational membuat pengamanan pada level :
Relasi, seorang pemakai diperbolehkan atau tidak
mengakses langsung suatu relasi
View, seorang pemakai diperbolehkan atau tidak
mengakses data yang terdapat pada view
Read Authorization, data dapat dibaca tapi tidak boleh
dimodifikasi
Insert Authorozation, pemakai boleh menambah data baru,
tetapi tidak dapat memodifikasi data yang sudah ada
Update Authorization, pemakai boleh memodifikasi
tetapi tidak dapat menghapus data
Delete Authorization, pemakai boleh menghapus data
Index Authorization, pemakai boleh membuat atau
menghapus index
Resource Authorization, mengizinkan pembuatan
relasi – relasi baru
Alternation Authorization, mengizinkan penambahan
atau penghapusan atribute dalam satu relasi
Drop Authorization, pemakai boleh menghapus relasi
yang ada
5
INTEGRITY
Berarti memeriksa keakuratan dan validasi data
BEBERAPA JENIS INTEGRITY :
1. Integrity Konstains, memberikan suatu sarana yang
memungkinkan pengubahan database oleh pemakai
berwenang sehingga tidak akan menyebabkan data
inkonsistensi
2. Integrity Rule (pada basisdata relational), terbagi menjadi:
– Integrity Entity, contoh: tidak ada satu komponen kunci
primer yang bernilai kosong (null)
– Integrity Referensi, suatu domain dapat dipakai sebagai
kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain
yang bersangkutan

DML

1 Komentar

Data Manipulation Language (DML) adalah keluarga dari bahasa komputer yang digunakan oleh program komputer dan / atau pengguna database untuk menyisipkan, menghapus dan memutakhirkan data dalam database . Lagi

SQL

Tinggalkan komentar

SQL adalah….

    SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

      Lagi

Older Entries